Senin, 14 November 2016
Access Control List Block Applikasi dengan Packet Tracer (IX)
A. Pengertian
Access Control List (ACL) merupakan daftar kondisi yang dirancang sedemikian rupa oleh administrator jaringan untuk mengontrol akses-akses ke dan dari interface-interface router, mencegah trafik-trafik tertentu untuk masuk ke jaringan atau sebaliknya, mencegah trafik-trafik untuk keluar dari jaringan. Access list dapat mengizinkan host-host tertentu mengakses bagian tertentu dalam jaringan, dan mencegah host lainnya mengakses area yang sama.
Jadi Extended ACL sendiri adalah peningkatan dari Access List Standard. Jadi kita tidak hanya memblok ip network dan ip host source. Tapi, juga memblok ip destination bahkan juga bisa memblok port dan protocol yang digunakan. extended access list menggunakan ACL number 100-199. Konsep Access List-nya juga sama, masih mengunakan (In/Out).
Tutorialnya Bisa Download Disini
Senin, 07 November 2016
Cara Menggunakan NetStumbler
Mengenal NetStumbler – Wireless Network Detection Tool
Kita semua tahu bahwa dengan perkembangan era WiFi (Wireless Frequency) alias nirkabel saat ini juga membuat pertumbuhan jumlah Access Point (AP) semakin banyak. Hanya saja, kalau hanya mengandalkan tool yang standar (terlebih lagi dengan tool Wireless Network Connection dari Windows) kita tidak akan mampu untuk mendeteksi AP yang mungkin sinyalnya lemah, ataupun misalnya untuk mendeteksi interference, dan juga mendeteksi serangan dari sinyal – sinyal wireless pada AP yang kita kontrol.
Salah satu tool yang mungkin bisa dikatakan salah satu yang terbaik saat ini dalam hal mengatasi kendala – kendala tersebut adalah NetStumbler yang bisa didownload disini
NetStumbler merupakan tool yang komplit yand dapat berfungsi untuk mendeteksi sinyal wireless yang berada dalam jangkauan device wireless kita, bahkan bisa menangkap sinyal yang lebih jauh dari pada yang dapat ditangkap oleh device wireless standar.
Laporan cara installasinya bisa didownload dilink dibawah ini :
Selasa, 25 Oktober 2016
Cara Konfigurasi OSPF pada CISCO PAKET TRACER
OSPF
(Open Shortest Path First) merupakan sebuah routing protokol berjenis IGRP
(InteriorGateway Routing Protocol) yang hanya dapat bekerja dalam jaringan
internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah
jaringan di mana Anda masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan
memodifikasinya. Atau dengan kata lain, Anda masih memiliki hak administrasi
terhadap jaringan tersebut. Jika Anda sudah tidak memiliki hak untuk
menggunakan dan mengaturnya, maka jaringan tersebut dapat dikategorikan sebagai
jaringan eksternal.
Selain itu, OSPF juga merupakan
routing protokol yang berstandar terbuka. Maksudnya adalah routing protokol ini
bukan ciptaan dari vendor manapun. Dengan demikian, siapapun dapat
menggunakannya, perangkat manapun dapat kompatibel dengannya, dan di manapun
routing protokol ini dapat diimplementasikan. OSPF merupakan routing protokol
yang menggunakan konsep hirarki routing, artinya OSPF membagi-bagi jaringan
menjadi beberapa tingkatan. Tingkatan-tingkatan ini diwujudkan dengan
menggunakan sistem pengelompokan area.
Senin, 17 Oktober 2016
Cara Konfigurasi Routing Dynamic (RIP) Menggunakan Cisco Paket Tracer
CARA SETTING ROUTING DINAMIS
(RIP) DI CISCO PACKET TRACER – Pada
post yang lalu kita sudah faham bagaimana cara konfigurasi routing statis dan
kali ini kami akan belajar bagaimana cara setting dynamic router (RIP) pada
Cisco Packet Tracer dengan 3 router. Cara ini sama seperti sebelumnya, namun
yang berbeda adalah Cara Setting IP routenya, yang lalu Statis dan Kini RIP
(Dinamis).
Dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu
lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.
Apabila peralatannya anda lupa, klik laman ini
untuk mengetahui peralatannya.Anda bisa download laporannya di link dibawah ini :
Laporan Routing Dynamic (RIP)
Senin, 03 Oktober 2016
CARA KONFIGURASI ROUTING STATIC MENGGUNAKAN CISCO PAKET TRACER
Cisco Packet Tracer merupakan aplikasi untuk mendesain
jaringan, simulasi jaringan, dll. Untuk itu kami kali ini akan memposting
bagaimana cara Routing static. Apa itu Routing static ? static router (router statis) adalah
sebuah router yang memiliki tabel routing statis
yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan.
Pengertian Router adalah sebuah alat
jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau
Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai
routing.
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan
untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Suatu router bisa
berupa sebuah device yang dirancang khusus untuk berfungsi sebagai router (dedicated
router), atau bisa sebuah PC yang difungsikan sebagai router (PC Router).
Manfaat yang didapat jika anda menggunakan PC Router adalah Anda tidak perlu
membeli router tambahan sehingga dapat menghemat uang.
Default Gateway :
Supaya Router bisa meneruskan data, komputer yang ada
pada jaringan tersebut harus menugaskan router untuk meneruskan data
Penugasan dilakukan dengan cara setting komputer
default gateway ke router
Jika kita tidak melakukan setting default gateway maka
dipastikan LAN tersebut tidak bisa terkoneksi dengan jaringan yang lainnya
Cara konfigurasinya bisa didownload melalui modul dibawah ini :







